Senin, 07 November 2011


BAB I
PENDAHULUAN

1.5.      LATAR BELAKANG
Setiap rumah pasti memiliki latar belakang. Terutama rumah yang besar, biasanya memiliki beberapa latar belakang dan pelataran lain yang ukurannya lebih luas dari latar belakang. Di zaman yang serba modern ini alias high tech latar belakang tidak hanya menjadi tempat untuk duduk-duduk dan bercengkrama saja, namun kadang-kadang juga untuk bersenggama.
Rumah juga memiliki bagian-bagian lain seperti dapur, ruang tamu, dan kamar tidur. Ada juga kamar mandi. Beberapa ruangan itu memiliki fungsi masing-masing. Antara lain ruang tamu yang berfungsi untuk menerima tamu. Masa buat masak, ya gak mungkin lah. Ruangan yang lain adalah kamar tidur yang berfungsi macam-macam. Bisa untuk tidur,bisa terima tamu (seperti kamar kos penulis) dan juga bisa untuk ehem ehem…..nga***k.
Nah, kalo ruangan untuk masak namanya dapur, bukan kamar mandi. Didapur ada beberapa alat masak antara lain kompor, yang berfungsi untuk ngobong air. Ada sutil (bukan markutil loh) untuk menggoreng. Sutil punya suami namanya wajan yang berfungsi untuk goreng-gorengan. Kalo kata orang semarang orang yang sok-sok an juga merupakan salah satu fungsi dari dapur, yaitu dapuranmu.

1.2    PERUMUSAN MASALAH
a.            Faktor apa saja yang menyebabkan pergeseran fungsi latar belakang menjadi tempat bersenggama?
b.            Mengapa kata-kata dapur sampai diplesetkan menjadi Dapuranmu?
c.            Bagaimana mengembalikan fungsi kamar mandi yang sesungguhnya, yaitu sebagai tempat untuk mandi bukan tempat untuk masturbasi.

1.5.      TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:
a.            Untuk mengembalikan fungsi ruangan yang sesungguhnya
b.            Tidak menggunakan ruangan sebagai tempat kegiatan yang tidak senonoh

1.4       BATASAN MASALAH
a.            Hanya membahas fungsi-fungsi ruangan saja
b.            Hanya membahas penyalahgunaan ruangan sebagai tempat yang tidak senonoh, mulai dari dapur sampai kamar mandi yang berubah jadi ajang masturbasi

1.5.      METODOLOGI PENELITIAN
1.5.1          Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di lapangan sebelah rumah wakil pak lurah yang punya kambing tiga, motor lima seperti bapak punya. Lokasi yang dipilih bukan lolikalisasi seperti yang anda pikirkan. Lokasinya juga bukan tempat terisolasi seperti tempat-tempat yang menangani imunisasi
1.5.2          Jenis data
Data yang di dapat oleh penulis adalah jenis data sekunder yang didapat dari anak-anak muda yang sering menyalahgunakan tempat-tempat senonoh menjadi tidak senonoh. Seperti Anda yang baca.
1.6         SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan yang digunakan penulis adalah serius tapi santai, bebas tapi sopan dan anggaplah seperti rumah sendiri. Formal namun tidak terlalu resmi,simetris namun tidak formal agar lebih cepat lebih baik.

Cerita di atas tercipta karena kebrutalan skripsi yang menyerang otak kiri dan timbul coret-coretan kriting seperti di atas

0 komentar :

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 Orang Banyuwangi . Design by Wordpress Themes .

Themes Lovers , Download Blogger Templates And Blogger Templates .