Kamis, 16 April 2015

Hai apa kabar? Bokek??? Sama dong :D
Berkunjung ke suatu tempat rasanya belum lengkap kalo gak nyobain kuliner setempat, apalagi kuliner khasnya. Mulai dari yang rasanya enak, enak banget sampai nagih banget. Mulai dari yang murah, agak mahal sampai yang gratisss. Apalagi yang doyan makan, sepertinya merupakan suatu kewajiban untuk mencicipi kuliner setempat. Gw sedikit mau berbagi foto-foto cemilan  dan es krim di  jepang yang wajib di coba. Ingat gw cuma berbagi foto, bukan berbagi makanannya.

1. Es Krim Cone
  • Harga sekitar 300 Yen, lokasi di sekitar tempat wisata Arashiyama, Kyoto. Gak usah bingung carinya, di sepanjang jalan banyak yang jualan dengan berbagai varian rasa. Antara lain cokelat, vanilla, dan tentunya rasa yang lagi nge-hits, green tea.


2. Okonomiyaki
  • Okonomiyaki adalah makanan khas kota Osaka, hampir di setiap tempat menjual Okonomiyaki. Tergantung yang punya restaurant mau jual atau gak, kalo mereka gak mau jual jangan dipaksa, nanti kalo diceramahi pakai bahasa Jepang baru tau rasa. Menurut gw rasanya mirip omelet, gak jauh beda. Omelet enak, Okonomiyaki lebih uenaaak. Harga gak tau, karena ditraktir sama orang Jepang. 

3. Es krim bertingkat
  • Es krim ini dijual di pasar Nakano, Tokyo. Kalo naik kereta, berhenti di stasiun Nakano bukan di stasiun Jatinegara. Nah keluar stasiun cari pasar Nakano, masuk dan turun ke basement. Lokasi toko es krim ini ada di lantai basement, sejajar dengan toko - toko sembako, daging dan bahan pokok lainnya. Rasa yang tersedia juga macam-macam, masing – masing warna rasanya berbeda. Semakin tinggi semakin mahal harganya. Begitu juga cewek, semakin cantik semakin mahal perawatannya. Lhooo apa hubungannya. Harga yang paling tinggi tingkatnya sekitar 400 Yen. Rasa? Jangan tanya, enak bianget.
4. Kue Moci
  • Ini kue moci Jepang, kalo kue moci Afrika gw belum pernah coba. Ya mungkin memang belum pernah ada kue moci Afrika. Harga 200 Yen,  dijual oleh pedagang asongan di depan Nagoya Castle dengan rasa yang biasa saja alias standar. 
5. Dorayaki
  • Dorayaki, siapa coba yang gak ingin makan kue ini. Lihat di film Doraemon saja sudah ngiler, apalagi langsung nyoba kuenya di tanah kelahiran Doraemon. Rasa penasaran yang begitu memuncak terobati sudah kehadiran dirimu di depan mulutku. Tssaaah. Harga kue ini hanya 130 Yen, iya hanya 130 Yen saja. Jangan dikali kurs Rupiah, bikin hati nyesek. Masa iya makan kue kecil begitu Rp. 13.000, kan jangkrik banget. Dorayaki tersedia di semua minimarket (konbini) di Jepang dengan rasa yang uenak bingit. Oh iya isi kue ini adalah kacang merah, kalo isinya kacang ijo ya onde – onde namanya bukan Dorayaki.

6. Ice Cream Crepes (begitulah gw menyebutnya)
  • Eskrim ini dibalut adonan tipis mirip adonan d’crepes. Ada 20 lebih kombinasi rasa, cokelat, pisang, vanilla dsb. Yang jual bukan cuma 1 toko, tapi ada beberpa toko dengan harga dan pilihan rasa yang sama. Penjualnya saja yang beda, toko pertama cantik, toko kedua cantik banget. Jadi pengen beli eskrim nya lagi deh. Harganya memang gak murah, 550 Yen. Lokasinya ada di Harajuku, Tokyo. Hanya 2 stasiun saja dari Shinjuku. Kalo temen gw bilang Harajuku ini seperti Malioboro di Jogjakarta, tempatnya anak – anak muda belanja barang – barang murah. Tentunya murah menurut anak Jepang. Ingat, abaikan model cewek di bawah.
7. Burger
  • Ya, di mana – mana burger memang banyak. Tapi burger ini gedenya gak kira-kira, hampir segede piring, niscaya pasti kenyang kalo makan sendiri. Rasanya enak banget, apalagi pake daging babi pasti lebih enak rasanya. Tapi Alhamdulillah gw gak makan babi, makan cewek iya. Dengan harga 500 Yen kamu sudah bisa makan burger ini dengan sangat brutal, dan tentunya piringnya jangan dimakan. Bukan hanya rasanya, burger ini juga menarik dilihat dengan tampilan irisan kol yang keriting mirip dengan jem….batan akar di pedalaman Kalimantan. Burger ini bisa dibeli di Komeda’s CafĂ© Nagoya, Purwokerto. Nagoya ya Jepang dong.
8. Takoyaki
  • Takoyaki artinya gurita, kalo cuci kaki silahkan diartikan sendiri. Dengan harga 4000 Yen untuk 2 porsi takoyaki, 2 porsi mie dan 2 porsi okonomiyaki,  kamu sudah bisa makan kenyang pake banget. Tentunya gw bayar patungan ber-empat, kalo makan sendiri dengan harga 4000 Yen lebih baik gw makan abon saja. Di Indonesia jika 4000 Yen dikonversikan ke Rupiah maka akan setara dengan HP Mito Dual Simcard, camera 8 Megapixel dan tentunya sudah dapat headset dan garansi setahun. Tempat makan ini bernama Creo-Ru Restaurant, The best takoyaki di Osaka, menurut teman Indonesia yang sedang study di Jepang. Dengan perjuangan mengantri selama 30 menit dan nunggu masakan tersaji di meja selama 15 menit, kami pun gak perlu waktu lama untuk makan dengan cara biadab. Ya mungkin secepat download video dengan modem Bolt

Sebetulnya masih banyak janda – janda muda makanan Jepang yang belum disebutkan di sini, karena lupa foto dan lupa namanya. Masih ada udon, katsu, sushi dsb yang belum sempat difoto karena dalam kondisi lapar dan teraniaya maka gak terpikir lagi untuk mem-foto, jadi langsung embat saja yang ada di meja. Kalo kamu mau makan tapi masih pegang kalkulator dan hitung kurs, kapan makannya dong. Nanti keburu mati, kasian pacar kamu (kalo punya).





2 komentar :

  1. *NOTED* bikin ngiler aja nih


    mampir-mampirlah ke blog ala-ala gue di www.travellingaddict.com

    BalasHapus
  2. Membuat Resep Takoyaki tiba-tiba sukses Membuka Usaha Takoyaki dengan omset jutaan silahkan klik Mencoba Takoyaki Menjadi Peluang Usaha Sukses Salam Sukses. :)

    BalasHapus

 
Copyright (c) 2010 Orang Banyuwangi . Design by Wordpress Themes .

Themes Lovers , Download Blogger Templates And Blogger Templates .